Inilah 9 Fakta Menarik Usai Liverpool Juarai UEFA Super Cup 2019

BOLATODAY.NET – Liverpool sukses menjadi juara UEFA Super Cup 2019. The Reds mengalahkan Chelsea dengan skor 5-4 lewat adu penalti di Stadion Vodafone Park, Istanbul, Rabu 14 Agustus 2019 atau Kamis dini hari WIB.

Penentuan pemenang terpaksa dilakukan lewat adu penalti setelah skor 2-2 bertahan hingga 120 menit. Pada babak tos-tosan, seluruh eksekutor The Reds menjalankan tugasnya dengan baik, sedangkan satu algojo The Blues, yaitu Tammy Abraham, gagal mencetak gol.

Bagi Liverpool, ini adalah trofi Piala Super Eropa yang keempat. Sebelumnya, Skuat The Reds sukses keluar sebagai juara pada 1977, 2001, dan 2005.

Sementara itu, Chelsea kembali gagal untuk ketiga kalinya meraih titel juara di ajang ini. Selain tahun ini, The Blues juga harus puas menjadi runner-up di Piala Super Eropa 2012 dan 2013.

“Suasana di stadion luar biasa, ini menunjukkan seberapa besar klub ini. Atmosfer yang luar biasa. Kami ingin membawa atmosfer kami ke Turki selama satu hari. Laga berjalan panas dan intens,” ujar manajer Liverpool, Jurgen Klopp.

Berikut ini adalah data dan fakta setelah Liverpool bungkam Chelsea di Piala Super Eropa 2019.

Data dan Fakta

 

1. Liverpool adalah klub Premier League pertama yang terlibat dalam dua adu penalti dalam bulan yang sama, setelah terakhir kali dilakukan Middlesbrough pada Februari 2007. Sebelumnya, The Reds menjalani laga hingga adu penalti pada Community Shield 2019.

2. Liverpool menjadi klub Inggris tersukses di Piala Super Eropa dengan koleksi empat gelar (1977, 2001, 2005, 2019). Disusul Manchester United (1991), Chelsea (1998), Nottingham Forest (1979), dan Aston Villa (1982) yang sama-sama meraih satu titel juara.

3. Hanya Barcelona dan AC Milan (5 trofi) yang mengoleksi gelar juara lebih banyak ketimbang Liverpool di Piala Super Eropa.

4. Hanya Barcelona dan Sevilla yang lebih sering menjadi runner-up di Piala Super Eropa (4 kali) dibandingkan Chelsea (3 kali).

5. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, adalah pelatih Jerman pertama yang berhasil meraih trofi Piala Super Eropa. Sebelumnya, kegagalan dirasakan Ottmar Hitzfeld (Bayern Munchen, 2001), Otto Rehhagel (Wender Bremen, 1992), Udo Lattek (Barcelona, 1982), dan Dettmar Cramer (Bayern Munchen, 1975 dan 1976).

6. Tiga kegagalan di Piala Super Eropa yang diterima Chelsea terjadi pada 2012, 2013 dan 2019. Manajer The Blues saat ini, Frank Lampard, merasakan kekalahan ketika masih menjadi pemain pada Piala Super Eropa 2012 dan 2013.

7. Sadio Mane telah mencetak 19 gol untuk Liverpool pada 2019. Mane hanya kalah satu gol dari Sergio Aguero (20 gol), yang mencetak lebih banyak gol di semua kompetisi pada 2019 bersama klub Inggris.

8. Sadio Mane adalah pemain Afrika pertama yang mencetak gol di Piala Super Eropa, setelah terakhir kali dilakukan Frederic Kanoute ketika Sevilla menghadapi Barcelona pada 2016.

9. Olivier Giroud telah mencetak 12 gol dalam 16 penampilan di turnamen Eropa bersama Chelsea. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan koleksi gol Giroud di pertandingan domestik, yaitu 7 gol dalam 49 laga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *