Meskipun Dua Pemain Dynamo Dresden Positif COVID-19, Liga Jerman Tetap Dilanjutkan

Info Bola Akurat – Rencana DFL untuk menggulirkan kembali dua divisi teratas Liga Jerman, Bundesliga dan 2. Bundesliga, 2019/2020 tidak berubah.

DFL disinyalir bakal mengubah rencana mereka setelah dua pemain klub peserta 2. Bundesliga, Dynamo Dresden, ketahuan positif terinfeksi virus corona.

DFL sudah mengonfirmasi bahwa Bundesliga dan 2. Bundesliga 2019/2020 akan kembali digelar pada 16 Mei. Sayangnya, enam hari sebelum kompetisi dimulai, kabar tak mengenakkan dari Dynamo beredar.

Dampaknya tak main-main. Semua penggawa Dynamo mesti dikarantina selama 14 hari akibat positifnya dua pemain itu. Alhasil, Dynamo tak bisa turun di partai versus Hannover 96 pada Minggu 17 Mei 2020 dan Greuter Fuerth pada pekan berikutnya.

Dari situ, DFL disinyalir bakal mengubah rencana mereka. CEO DFL, Christian Seifert, menegaskan bahwa timnya akan melakukan sesuatu untuk menangani apa yang menimpa Dynamo. Namun, bukan berarti rencana mereka berubah.

“Dari total 81 laga di divisi kedua, dua laga Dynamo Dresden tak dapat diselenggarakan. Kami akan mencari solusi untuk itu. Namun, kami tak akan mengubah target dan rencana kami. Musim ini akan tetap selesai,” kata Seifert kepada ZDF, dikutip dari The Guardian.

DFL memang menegaskan bahwa COVID-19 akan dianggap sebagai cedera saja. Artinya, kompetisi tetap akan berjalan kendati ada pemain yang positif terinfeksi virus corona.

Persoalannya, bagaimana tim yang dikarantina, seperti Dynamo, dapat menyelesaikan semua laga mereka yang tersisa?

Menurut The Guardian, ada kemungkinan Dynamo bermain tiga kali dalam sepekan. Selain itu, Seifert mengungkapkan bahwa masih ada cukup waktu bagi Dynamo untuk menyelesaikan semua pertandingan.

“Banyak tim yang telah melewati tiga dari empat tes dan kini apa yang terjadi terhadap Dynamo adalah kasus spesial. Hanya karena mereka mesti melewati 14 hari karantina, tak berarti kelanjutan divisi dua mesti dipertanyakan.”

Meski demikian, Seifert menyatakan bahwa bisa saja Liga Jerman tak akan mungkin diselesaikan jika semakin banyak tim pemainnya terjangkit virus corona dan mesti melewati karantina. Pasalnya, akan semakin banyak laga yang tertunda dan waktu yang Liga Jerman punya tak banyak.

“Tentu saja, ada angka tertentu (jumlah laga yang ditunda) yang menyatakan bahwa musim ini memang tak bisa diselesaikan. Berapa? Saya tak bisa bilang. Itu semua tergantung dari berapa banyak tim yang anggotanya positif dan berapa banyak waktu yang tersisa,” pungkas Seifert.

 

Sumber: Kumparan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *